Elpublika.com-Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Musi Rawas melaksanakan kunjungan akademik ke Kantor Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia sebagai bagian dari kegiatan Praktik Lapangan Kebijakan Pemerintahan dan Kewirausahaan.
Pada kunjungan tersebut mahasiswa FISIP Universitas Musi Rawas dilakuan pada senin 13 Juli 2026, didampingi oleh dosen pembimbing. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh jajaran Ombudsman RI yang memberikan pemaparan mengenai tugas, fungsi, serta peran Ombudsman dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik di Indonesia.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai mekanisme pengawasan pelayanan publik, pencegahan maladministrasi, serta pentingnya membangun budaya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Para mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung terkait berbagai persoalan pelayanan publik yang kerap dihadapi masyarakat serta langkah-langkah penyelesaiannya.

Selain membahas aspek tata kelola pemerintahan, kegiatan ini juga mengangkat pentingnya pengembangan kewirausahaan di kalangan generasi muda. Mahasiswa diajak memahami bahwa inovasi, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan memecahkan masalah merupakan kompetensi yang dibutuhkan, baik dalam sektor pemerintahan maupun dunia usaha.
Ketua panitia kegiatan, Muhammad Dimas Rizqi, S.IP., M.I.P mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan guna memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan yang baik serta pengembangan jiwa kewirausahaan.
“Kita mengunjungi beberapa intansi salah satunya Ombudsman RI ini, kunjungan akademik ini menjadi salah satu wujud realisasi kerjasama antara UNMURA dengan Ombudsman RI serta komitmen FISIP Universitas Musi Rawas dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, berintegritas, dan memiliki kepedulian serta pemahaman terhadap pembangunan, tata kelola pemerintahan serta pengembangan kewirausahaan di Indonesia”,ungkapnya.
Melalui tema “Exploring Governance & Entrepreneurship” ini, ia berharap mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang relevan dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Dekan FISIP Universitas Musi Rawas Dr. Eva Kurnia Farhan, S.IP., M.PA menyampaikan bahwa kegiatan praktik lapangan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis di ruang kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari lembaga negara yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu memperluas wawasan mengenai implementasi kebijakan publik, pentingnya pelayanan publik yang berkualitas, serta memiliki perspektif yang lebih luas dalam membangun jiwa kewirausahaan yang inovatif dan berintegritas,” ujarnya.
Disisi lain, Ketua Keasistenan utama resolusi dan monitoring Ombudsman RI perwakilan Ombudsman RI, Siska Widyawati, menyambut baik kunjungan akademik tersebut sebagai bentuk sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi mahasiswa mengenai pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami tugas dan fungsi Ombudsman, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, serta bebas dari maladministrasi,” ujar Siska.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sangat penting dalam membangun budaya pengawasan di tengah masyarakat. Dengan pemahaman yang baik mengenai hak-hak masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi memberikan edukasi sekaligus mengawal peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan masing-masing.
(Elda Elian)







