Elpublika.com-Setelah pemberitaan mengenai dugaan membekingi oknum anggota DPRD Muratara dan oknum anggota Partai NasDem berinisial N menjadi sorotan, Kasat Reskrim Polres Musi Rawas Utara (Muratara), IPTU Joni Jamaris, S.H., M.H., menyatakan pihaknya akan segera memanggil N untuk dimintai klarifikasi.
Sikap tersebut disampaikan Joni setelah sebelumnya dirinya sempat meminta wartawan menarik pemberitaan terkait oknum anggota DPRD berinisial A dan N dengan alasan keduanya masih memiliki hubungan keluarga atau pertemanan.
Ketika dikonfirmasi kembali mengenai langkah hukum terhadap dugaan aktivitas ilegal yang dikaitkan dengan oknum tersebut, Joni mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti sesuai SOP dan akan membuat permohonan ke gubernur terkait inisial A alias I.
“Kita sesuai SOP, bekerja sesuai pemberitaan. Sdri, kami akan segera buat undangan klarifikasi. Ya kalau sdr kita buat permohonan kepada gubernur sesuai amanat uu” ujar Joni, rabu 02 September 2026.
Pemanggilan tersebut menjadi perhatian lantaran sebelumnya muncul sorotan terhadap sikap aparat dalam menangani dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Sukamenang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan.
Untuk diketahui, pada 20 Agustus 2026, saat jurnalis Elpublika.com hendak melakukan konfirmasi terkait penindakan hukum terhadap dugaan aktivitas PETI, Kasat Reskrim Muratara diketahui sedang bersama oknum N di Polres Muratara.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Reskrim sempat meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara damai. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh jurnalis Elpublika.com.
Dalam pertemuan tersebut, oknum N justru menyampaikan bahwa wartawan memiliki hak untuk memberitakan.
“Wartawan punya hak memberitakan, dak papo, terserah,” ujar N.
Namun, dalam percakapan yang sama, N kemudian melontarkan pernyataan yang ditujukan kepada jurnalis media ini.
“Ya Allah, ngapo nian nak berurusan dengan Elda. Cubo wong lain, ado ceritonyo. Awak peneng nian awak, ngapolah Elda ko, cubo lanang gede tinggi, misal e kan,” ujar N.
Pernyataan tersebut disampaikan saat N berada di ruangan Kasat Reskrim Muratara.
Kini, setelah pemberitaan mengenai dugaan aktivitas PETI dan dugaan keterlibatan sejumlah oknum kembali menjadi sorotan, Polres Muratara menyatakan akan memanggil pihak tersebut guna klarifikasi.
Sebelumnya juga, salah satu Anggota Partai Nasdem yang tidak ingin namanya disebut membenarkan bahwa dugaan penimbunan BBM yang terindikasi untuk melakukan aktivitas PETI tersebut melibatkan rekan separtainya.







