Elpublika.com- Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) resmi ditutup pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan religius tahunan ini berlangsung khidmat di Lapangan Silampari, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, setelah digelar selama lima hari penuh.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-X, Irwan Susi Sastro, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini telah berlangsung selama lima hari dan berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan MTQ ke-X ini,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hasil dari MTQ tingkat kabupaten ini akan menjadi dasar dalam mempersiapkan kafilah Muratara untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang rencananya akan digelar di Lahat.
Adapun jumlah pemenang yang ditetapkan dalam MTQ ke-X ini mendapatkan tropy, piagam serta uang pembinaan dengan rincian: juara 1 sebesar Rp2.000.000, juara 2 sebesar Rp1.500.000, dan juara 3 sebesar Rp1.000.000.
Selain itu, panitia juga menyiapkan piala bergilir bagi juara umum sebagai bentuk apresiasi atas prestasi terbaik dalam ajang tersebut.

Acara penutupan MTQ ke-X ini secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyudi. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan MTQ dapat menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah serta menumbuhkan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.
“Kami berharap MTQ ini mampu menumbuhkan rasa damai, saling menghargai, serta memperkuat toleransi antarumat,” ungkapnya.
Ia juga menaruh harapan besar agar Kabupaten Musi Rawas Utara mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Pelan-pelan kita bawa Muratara ke kancah nasional. Semoga ke depan kita bisa menjadi perwakilan Sumatera Selatan di tingkat nasional,” tambahnya.
Dengan mengucapkan hamdalah, Wakil Bupati secara resmi menutup rangkaian kegiatan MTQ ke-X tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2026.

Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kecamatan Karang Dapo berhasil meraih juara umum, disusul Kecamatan Rawas Ilir sebagai juara kedua, dan Kecamatan Rupit di posisi ketiga.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Muratara.
(Elda elian)










