Elpublika.com-Sebuah bus ALS tujuan Medan mengalami kecelakaan tragis yang berujung kebakaran di jalan Lintas Sumatera Kecamatam Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan.
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah penumpang meninggal ditempat (hangus terbakar) dan saat ini 3 korban yang selamat masih menjalani perawatan, 2 orang yang merupakan suami istri tampak dirawat di IGD dan 1 korban di ICU RSUD Rupit.
Salah satu korban sekaligus saksi, Ngadiono (akrab disapa Beno), mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, bus sempat mengalami kendala teknis di wilayah Baturaja. Kendaraan tersebut dilaporkan mogok akibat ban bocor.
“Di Baturaja bus sempat mogok karena ban bocor. Karena mungkin mengejar waktu, perjalanan kembali dilanjutkan. Tapi di jalan sempat beberapa kali berhenti,” ujar Ngadiono dari IGD RSUD Rupit.
Ia menambahkan, sesaat sebelum kejadian, kondisi ban diduga semakin memburuk hingga akhirnya meledak. Ledakan tersebut kemudian memicu munculnya api yang kemudian membesar.
“Di lokasi kejadian, ban meledak dan langsung mengeluarkan api. Api makin membesar, lalu tidak lama kemudian terasa ada benturan dari depan dan tadi kami berempat sempat keluar dan yang lain terjebak di dalam bus,” lanjutnya.
Korban yang bernama Bapak Ngadiono alias Beno dan Ibu Jumiatun yang merupakan sepasang suami istri asal Pati, Jawa Tengah, yang hendak merantau ke Medan untuk bekerja. Ngadiono diketahui beralamat di RT 5 RW 3 Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah
Saat ini kondisi korban (pak beno dan istri) yang di IGD mengalami luka bakar disekujur tubuh. Berdasarkan informasi dilapangan kecelakaan terjadi sekitar pukul 13:30 di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumsel, pada rabu 06 mei 2026.
Berdasarkan informasi dilapangan bahwa suara tabrakan yang didengar pak beno ialah mobil tangki minyak yang diduga merupakan milik PT.SRMD. Saat dikonfirmasi, pihak PT.SRMD belum memberikan keterangan hinggaa berita ini ditayangkan.
(Elda Elian)









