Elpublika.com-Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di lingkungan BKPSDM Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus menjadi perhatian publik. Namun, di tengah ramainya pemberitaan, salah satu anggota DPRD Muratara mengaku belum mengetahui secara detail terkait kasus tersebut.
Hal itu terungkap saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Ketua komisi 1 DPRD Muratara, Darwayus, menyampaikan bahwa dirinya belum mendapatkan informasi terkait OTT yang sedang bergulir.
“Mhn maap, terkait OTT di BKPSDM Muratara kita tidak tau,” ujarnya singkat, senin 04 mei 2026.
Ia juga menambahkan bahwa informasi yang diketahuinya sejauh ini hanya berasal dari media sosial.
“Taunya lihat di Facebook, mohon maaf,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat DPRD memiliki fungsi pengawasan. Sebagaimana diketahui, kasus OTT di BKPSDM Muratara terjadi pada Senin, 27 April 2026 dan hingga kini masih dalam proses penanganan oleh aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak DPRD Muratara secara kelembagaan terkait sikap atau langkah yang akan diambil menyikapi kasus tersebut.





