ELPUBLIKA.COM, MUSI RAWAS– Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait penguatan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), unsur pimpinan kecamatan (Tripika) Kecamatan Muara Beliti bergerak serentak melaksanakan aksi bersih-bersih atau kurve massal di kawasan Pasar Metau, Kelurahan Muara Beliti, Selasa (24/06/2025) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya, bersama Camat Muara Beliti, Supriadi. Aksi ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor yang melibatkan personel Polsek Muara Beliti, anggota Posramil Muara Beliti, staf Kecamatan Muara Beliti, serta perangkat Kelurahan Muara Beliti.
Sejak pagi hari, seluruh peserta kurve tampak kompak bahu-membahu membersihkan lingkungan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Sasaran utama pembersihan difokuskan pada titik-titik krusial yang selama ini kerap menjadi lokasi penumpukan sampah, seperti saluran air, sudut pasar, serta area belakang lapak pedagang.
Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret dalam mendukung kebijakan nasional yang menitikberatkan pada kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Kegiatan ini adalah langkah nyata kita di tingkat kecamatan untuk menyukseskan visi Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri. Kita ingin ruang publik, khususnya pasar tradisional, menjadi tempat yang aman, sehat, dan resik bagi masyarakat,” ujar Iptu Miming Wijaya dalam arahannya.
Senada dengan hal tersebut, Camat Muara Beliti, Supriadi, menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan pasar sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan warga, baik pedagang maupun pengunjung. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara rutin dan menjadi budaya bersama.
Selain melakukan pembersihan fisik, Polsek Muara Beliti juga mengambil langkah edukatif dengan memasang spanduk atau banner imbauan di sejumlah titik strategis di area pasar. Spanduk tersebut berisi ajakan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan.
Langkah preventif dan edukatif ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan, tidak hanya saat ada kegiatan kurve massal.
Aksi bersih-bersih yang berakhir sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Warga sekitar pasar menyambut positif kegiatan ini dan mengapresiasi keterlibatan langsung unsur Tripika dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.
Pasca kegiatan, kawasan Pasar Metau tampak lebih bersih, tertata, dan nyaman. Hal ini menjadi cerminan nyata kuatnya kolaborasi unsur pimpinan kecamatan dalam menciptakan lingkungan yang sesuai dengan semangat Gerakan Indonesia Asri, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Muara Beliti.










