ELPUBLIKA.COM,MUSI RAWAS— Penguatan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) terus dilakukan di Kabupaten Musi Rawas melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Salah satu wujudnya terlihat dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan Program Sekolah Adiwiyata yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Rawas bersama PT Bina Sains Cemerlang (BSC), anak usaha Minamas Plantation, di SDS Bina Ilmu, Selasa (10/2/2026)
Melalui sektor pendidikan, penguatan implementasi ESG diarahkan pada pembentukan budaya peduli lingkungan serta penguatan karakter generasi muda sejak dini. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DLH Kabupaten Musi Rawas dan perwakilan PT BSC.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Chandra Gunawan, menyampaikan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan instrumen penting dalam membangun kesadaran dan perilaku peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
“Sekolah Adiwiyata bukan hanya tentang kebersihan atau penghijauan sekolah, tetapi bagaimana membentuk kebiasaan dan karakter peduli lingkungan yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah. Melalui pembinaan ini, kami mendorong agar nilai-nilai tersebut terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar,” ujar Chandra.
Ia menambahkan, pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci agar pelaksanaan Program Sekolah Adiwiyata dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.
Sementara itu, Area Controller PT BSC, Paridi, mengatakan dukungan perusahaan terhadap Program Sekolah Adiwiyata merupakan bagian dari kontribusi dalam membangun pendidikan karakter peduli lingkungan.
“Program Adiwiyata menjadi ruang pembelajaran penting dalam menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini. PT BSC berkomitmen mendukung pelaksanaannya secara berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan lingkungan sekitar,” kata Paridi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut dari PT BSC, antara lain Tomson Manurung dan Muhammad Nuh dari unit operasional, Olan Subayu selaku staf Sustainability, serta Rinal Wahyudi selaku CSR Minamas Plantation.
Melalui sinergi antara DLH Kabupaten Musi Rawas dan Minamas Plantation melalui PT BSC, SDS Bina Ilmu diharapkan dapat berkembang sebagai Sekolah Adiwiyata yang berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh implementasi nilai-nilai ESG melalui pendidikan lingkungan hidup di tingkat sekolah dasar.








