ELPUBLIKA.COM, MUARA BELITI– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada warga binaan melalui kegiatan Sapa Kasih dan Sambang Kasih. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyapa warga binaan secara langsung, menanyakan kabar, mendengarkan keluhan, serta memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau. Senin (26/10/2026)
Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin ini merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian petugas terhadap warga binaan. Melalui interaksi secara langsung, petugas berupaya mengetahui kondisi serta kebutuhan warga binaan, termasuk mengidentifikasi mereka yang menyampaikan keluhan kesehatan agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku.
Melalui Sapa Kasih dan Sambang Kasih, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik serta menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif di lingkungan pemasyarakatan. Pendekatan ini diharapkan dapat membuat warga binaan merasa didengar, diperhatikan, dan mendapatkan dukungan selama menjalani masa pembinaan.
Setiap warga binaan memiliki hak untuk memperoleh pelayanan, perhatian, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus berupaya mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk melalui pemantauan kesehatan dan pendekatan persuasif kepada warga binaan.
Dengan adanya kegiatan Sapa Kasih dan Sambang Kasih, diharapkan kondisi kesehatan warga binaan dapat terus terpantau, kebutuhan mereka dapat diketahui lebih dini, serta tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan kondusif.
Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan, memastikan warga binaan merasa diperhatikan, serta menumbuhkan harapan dan semangat bagi mereka untuk menata masa depan yang lebih baik.





