ELPUBLIKA.COM, MUSI RAWAS- Sabtu, 24 Oktober 2026 menjadi hari terakhir pendaftaran calon Ketua PWI Kabupaten Musi Rawas (Mura) periode 2026-2029. Panitia masih membuka peluang bagi kader terbaik yang memenuhi syarat.
Untuk diketahui, hingga saat ini baru ada 2 kandidat yang secara resmi mendaftarkan diri menjadi calon Ketua PWI Mura periode 2026-2029, dengan mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Panitia Konferkab PWI Mura.
Adapun dua kandidat yang mengambil formulir pendaftaran adalah Firmansyah dan Andi Salahudin.
Ketua Konferkab PWI Musi Rawas, Krismanto mengatakan, sesuai tahapan yang telah disepakati panitia, bahwa hari ini Sabtu (24/10/2026) merupakan hari terkahir pendaftaran Calon Ketua PWI Mura.
“Sesuai tahapan, hari ini adalah hari terakhir pendaftaran dan pengambilan formulir, setelah resmi dibuka pada Kamis, 22 Oktober 2026 kemarin,”kata Krismanto, S.Pd Sabtu (24/10/2026).
Mengingat masih adanya waktu lanjut Krismanto, Panitia Konfercab PWI Mura masih membuka peluang bagi kader yang tentunya sudah memenuhi sarat dan berminta untuk mencalonkan diri.
“Masih ada waktu, kami masih membuka peluang untuk kader yang mau mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua PWI Mura. Silahkan datang langsung ke Sekretariat Panitia Konferkab di Muara Beliti,” ungkapnya.
Setelah pendaftaran dan pengambilan formulir, tahapan selanjutnya adalah penyerahan berkas akhir yang juga dilaksanakan di hari yang sama yakni Sabtu, 24 Oktober.
“Hari ini juga hari terakhir pengembalian berkas. Tahapan selanjutnya kemudian afalah verifikasi berkas dan kelengkapan pada 25-26 Oktober,” tegasnya.
Sebelumnya, Krismanto juga mengatakan, bahwa pada pemilihan Ketua PWI Mura periode 2026-2029 ini, mengusung tema ‘Memperkuat soliditas wartawan dan integritas pers untuk membangun Musi Rawas Bermartabat’.
Pelaksanannya Konferkab sendiri, dijadwalkan di laksanakan pada 29 Oktober 2026 mendatang di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Rawas di Muara Beliti.
Terlepas dari itu, Konferkab PWI Musi Rawas periode 2026–2029 diharapkan tidak hanya melahirkan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan profesionalisme wartawan, serta memperkokoh peran pers sebagai pilar demokrasi yang independen, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.


